Kami bak tentara komando. Hanya berbekal pengetahuan dasar seputar debating, akhirnya, Yudhis dan Nabila keduanya debater dari Biologi dan Jean N1 Adjudicator dari Ilmu Hukum, berhasil menduduki posisi 24 besar dari 49 perguruan tinggi yang ikut berpartisipasi dalam ajang NUDC-2019.

 

Oleh. Ayu Khodijah

 

Di tengah ibadah ramadhan, jadwal kuliah yang demikian ketat dan padat ditambah teriknya mentari Jakarta, seleksi tingkat Universitas pun harus dijalani. Setelah melewati babak penyisihan, ketiga adjudicator yang tak lain adalah para dosen memutuskan kami; Yudhis dan Nabila (Biologi) serta Jean (Ilmu Hukum) untuk mewakili Universitas Nasional dalam ajang National University Debating Competition (NUDC)  di tingkat LLDIKTI Wilayah III DKI Jakarta.

Haru, bangga dan senang langsung saja menguasai perasaan ketiganya. Betapa tidak, Jean, Yudhis dan Nabila baru pertama kali muncul di ajang yang bergengsi ini.

“Saya dan teman teman yakin bisa menyelesaikan kompetisi ini dengan baik”, ujar Nabila sambil tersenyum.

“Walau dengan bekal yang minim dan bermodalkan nekat”, timpal Yudhis dengan percaya diri.

“Bermodalkan satu kali pertemuan untuk pembekalan materi dan satu kali latih tanding dengan representatif NUDC 2018, Wish Me Luck”, sambung Jean menutup pembicaraan dengan tersipu.

Segala kekhawatiran mulai pudar ketika Kepala Biro Mawa memberikan dukungan dan memompakan semangat kepada mereka. Kebanggaan akan almamater, perlahan namun pasti mulai merajai hati ketiganya.

Rabu, 26 Juni 2019, kegiatan dilaksanakan di Universitas Multimedia Nusantara, Serpong.

“Hari pertama diisi dengan pembekalan tentang fungsi masing-masing peserta dan teknis kegiatan yang disampaikan pihak penyelenggara LLDIKTI Wilayah III, benar-benar sangat mengedukasi”, kata Yudhis dengan rasa optimis.

“Terutama kami yang baru terlibat dalam kompetisi ini”, sambung Jean.

“Alhamdulillah, walau belum lolos ke perempat final, namun, Dewi Fortuna telah berpihak kepada kami. Buktinya, kami bisa berada di posisi 24 besar dari 49 Universitas yang mengikuti kompetisi bergengsi  ini”, ucap Nabila seraya tersenyum

“Pengalaman yang belum tentu bisa saya dapatkan diluar sana”, pungkas Jean sambil mengajak teman-temannya untuk kembali ke kampus Universitas Nasional.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.